Minggu, Juni 19, 2016

Kurangi stress dengan #NewMyBlueBird

Background Photo Credit to Pinterest

"Sedikitnya empat belas persen (14%) warga Jakarta mengalami stres. Presentase ini terbilang tinggi. Rata-rata warga yang mengalami stress di Indonesia hanya sekitar 11,6 persen (11,6%). Penyebab stres warga Jakarta ini bermacam-macam. Seperti kemacetan lalu lintas yang tak kunjung bisa diatasi dan tuntutan bidang pekerjaan yang tinggi". (Mengutip dari jakartapedia).

Silahkan mengangguk dan tersenyum jika setuju dengan kutipan di atas. Tersenyum pahit dan asem mungkin ya lebih tepatnya.

Aku sih yes banget ya sama kutipan di atas. Tinggal di jakarta memang harus siap berhadapan dengan salah satu penyebab stress, MACET.

Waktu yang di tempuh untuk suatu perjalanan bisa jadi 2 kali atau bahkan berkali-kali lipat lamanya. Padahal sebenernya jarak yang ditempuh nggak terlalu jauh. Inilah yang menjadi penyebab utama aku dan suami enggan menggunakan kendaraan pribadi untuk ke kantor. Capek ciiinnn nyetirnya. Walaupun aku (sebagai "co pilot") bisa tidur manis selama macet, tapi kan gak tega juga ninggalin suami yang harus melotot di belakang stir mobil. "Co pilot"nya aja capek banget liat jalanan macet, apalagi "pilot" nya.

Ya bayangin aja coba, stress menghadapi macet dan ruwetnya jalanan jakarta ditambah lagi kalau load kerjaan di kantor juga buat stress. Stress kuadrat ya kaaann. Aaaakkkk kami nggak sanggup. Kasian badan kami kalau harus terus-terusan berhadapan dengan stress.

Jadi, ke kantor naik apa dong?

Taraaaaaa..... Please welcome kendaraan tercinta kami, omprengan dan taksi. Hahahahha...

Lumayan menghemat energi loh. Sepanjang jalan kita bisa tidur manis menabung energi untuk persiapan membantai semua kerjaan di kantor.

Dua kendaraan itulah yang menjadi andalan kami untuk ke kantor atau kalau malas nyetir sendiri *makluummm, kami belum bisa mempekerjakan supir pribadi*  #nyengir.

Mungkin beberapa orang punya pemikiran yang sama seperti kami, yang menyebabkan kadang agak susah menemukan taksi kosong. Untuk mencegah tingkat bete mencapai max karena nunggu taksi kosong di pinggir jalan, kami biasanya melakukan reservasi melalui telepon atau aplikasi. Tapi kami lebih sering menggunakan aplikasi karena lebih simpel.

Satu-satunya aplikasi taksi yang aku gunakan
Beberapa hari belakangan ini, aku dikejutkan dengan tampilan baru aplikasi blue bird yang diberi nama New My Blue Bird. Wooooww.... Ini yang namanya peka terhadap perkembangan tekhnologi.

Aplikasi New My Blue Bird kini tampil kekinian dan user friendly. Sangat memudahkan dalam melakukan reservasi taksi.kini tampil kekinian dan user friendly. Sangat memudahkan dalam melakukan reservasi taksi.
Kamu bisa download aplikasi New My Blue Bird di app store (untuk pengguna iphone) dan di play store (untuk pengguna android). Untuk aplikasi sebelumnya, kamu nggak perlu sign in untuk mulai order. Nah untuk aplikasi baru ini, kamu harus register terlebih dahulu sebelum melakukan sign in.


Tampilan awal di #NewMyBlueBird
Setelah melakukan register dan sign in, kamu bisa langsung melakukan reservasi. Kamu bisa memilih jenis mobil yang diinginkan. Tersedia 4 pilihan : Blue Bird, Blue Bird Van, Silver Bird, dan Silver Bird Van.

Ada empat pilihan armada taksi
Kolom pick up biasanya terisi otomatis setelah terdeteksi melalui GPS. Jika lokasi pick up yang terisi otomatis nggak sesuai dengan lokasi pick up kamu, kamu bisa mencarinya secara manual dengan menulis alamat di kolom pick up. Setelah itu, jangan lupa juga untuk mengisi kolom drop off.


Disini kamu bisa menentukan akan di jemput sekarang atau nanti. Misalnya ketika lembur di kantor dan pas lagi hujan, karena takut nanti nggak kebagian taksi (udah bukan rahasia umum kalau hujan berarti taksi akan langka), kamu bisa tetep order tapi pilih untuk di jemput nanti (pick up later).



Setelah itu, perkiraan biaya taksi akan muncul di layar. Tapi itu hanya perkiraan ya. Untuk realnya tetap menggunakan argo seperti biasanya.



Di aplikasi #NewMyBlueBird ini kamu juga bisa melihat seluruh pemesanan yang pernah di lakukan, melalui layar history. Buat aku ini penting banget. Siapa tau ada hal-hal yang membutuhkan detail data taksi dan driver yang kita gunakan. Di layar history ini, akan terlihat jelas.

Gampang ya.... Nggak akan menghabiskan waktu lama. 

Udah ada yang pernah mencoba aplikasi #MyNewBlueBird ini? Sharing pengalaman yuukk DISINI. Ada hadiahnya loohhhh... *Hayooo pada melek kan kalau ada hadiahnya. Hehehehe*

idblognetwork bersama Blue Bird sedang mengadakan kompetisi mengenai aplikasi terbaru dari Blue Bird yang diberi nama #NewMyBlueBird. Kamu tinggal menceritakan saja pengalaman kamu tentang aplikasi #NewMyBlueBird ini. Lebih jelasnya, bisa langsung baca DISINI ya.. 

Minggu, Juni 12, 2016

Berkreasi dengan Face Painting

Face Painting, Lukis Wajah, Kreasi Warna untuk Anak, Snazaroo, Face Deco

"The best thing to spend on your children, is your time"

Apakah quote di atas menjadi momok yang sangat mankutkan bagi orang tua bekerja? "Your Time"... "Waktu untuk anak-anak"... 

Hhhhhmmmm i don't think so..


Keputusan menjadi orang tua bekerja adalah pilihan yang saat ini kami ambil. Terkadang ada sebersit rasa bersalah yang timbul di dalam hati, saat menyadari sebagian waktu kami habis untuk perjalanan rumah - kantor dan kantor - rumah. Yang membuat kami terkadang baru sampai rumah selepas maghrib atau bahkan isya. Dimana kadang anak-anak sudah berada di alam mimpinya.

Sabtu, Juni 04, 2016

Tips Menghadapi Sahur di Bulan Ramadhan

Tios sahur, sahur, sahur di bulan ramadhan, bulan ramadhan

Ramadhan tiba...
Ramadhan tiba...
Marhaban ya ramadhan...
Marhaban ya ramadhan...
Marhaban ya ramadhan...
Marhaban ya ramadhan...
Pasti udah nggak asing lagi ya dengan lagunya Opick yang berjudul Ramadhan Tiba. Setiap denger lagu ini, aku pasti langsung merinding dan sediiihhh banget rasanya. Apakah ini pertanda betapa merindukannya aku dengan bulan suci Ramadhan?

Nggak terasa, hanya dalam hitungan jari, kita akan memasuki bulan suci Ramadhan. Bulan penuh keberkahan. Bulan dimana kita memiliki kesempatan untuk mencari pahala sebesar-besarnya.

Apa yang kamu ingat dari bulan Ramadhan? 

Minggu, Mei 22, 2016

Pulau Harapan : Sheila Tour and Travel



Salah satu tips travelling murah yang pernah aku bahas di postingan sebelumnya adalah menggunakan jasa tour and travel.
Untuk orang yang simpel dan nggak mau ribet seperti aku, jasa tour and travel sangat membantu untuk menikmati perjalanan dan liburan.
Memilih jasa tour and travel bukanlah hal yang mudah, nggak sedikit orang dikecewakan saat memutuskan/ memilih suatu jasa tour and travel yang akan mereka gunakan. Ini yang aku alami kemarin, saat aku dipercayakan untuk mengkoordinir perjalanan ke Pulau Harapan. Aku nggak boleh salah memilih jasa tour and travel yang akan kami gunakan. Karena ini bukan hanya menyangkut aku, tapi beberapa orang di dalam tim. Seorang teman sudah mewanti wanti untuk memilih jasa tour yang bagus. Bagus dalam hal ini adalah yang nggak menelantarkan kita. Karena ada pengalaman ditelantarkan di pulau. Hiiiii horor..

Rabu, Mei 11, 2016

Pulau Harapan : Snorkeling dan Jelajah Pulau (Island Hoping)

Pulau Harapan; Pulau Seribu; Snorkeling di Pulau Harapan; Pulau Gosong; Pulau Perak; Pulau Bulat; Homestay di Pulau Harapan; Penginapan di Pulau Harapan; Homestay murah di Pulau Harapan, jelajah pulau

Untuk pecinta laut, berada di laut merupakan kebahagiaan yang tidak ada tandingannya. Mengambang di atas laut, meskipun wajah terpapar langsung dengan teriknya sinar matahari, memiliki sensasi yang luar biasa.

Siapa yang lebih menyukai laut dibanding gunung? Ayo ngacung... Kalau aku, #timlaut..

Pernah nggak sih ngerasa kalau selama ada di laut, teriknya sinar matahari nggak akan terasa seterik ketika ada di daratan? Kalau aku selalu gitu. Yang pada akhirnya membuat kulit gosong tanpa sadar, seperti halnya ketika ke pulau harapan kemarin *sodorinkrimmalam*.


Kali ini aku mau cerita tentang pengalaman snorkeling dan jelajah pulau ketika di pulau harapan

Kami start untuk jelajah pulau di jam 12.30 siang dimana matahari sedang terik-teriknya, tapi nggak terasa panas karena saking serunya. Tau-tau pada belang semua badannya. Hahahahha...
Kapal yang kami gunakan untuk jelajah pulau adalah kapal kayu yang kira-kira kapasitasnya bisa sampai 13 orang.


Kapal kayu yang kami gunakan


Tujuan awal kami adalah ke Pulau Perak. Pulau Perak dapat ditempuh sekitar 20 menit dari Pulau Harapan. 

Hamparan pasir putih dengan lautan yang berwarna gradasi biru muda, hijau muda dan biru tua terlihat sangat indaaahh sekali. Di tengah hamparan pasir putih, terdapat beberapa ayunan yang bisa kita naiki.





Salah satu ayunan di Pulau Perak

Ke pantai kalau nggak minum air kelapa, rasanya nggak afdol yes... Kapan lagi bisa menikmati kelapa langsung dari batoknya dan ditemani dengan indahnya mahakarya Yang Kuasa. Surga dunia...


Segarnya minum air kelapa

Di weekend, pulau perak ini akan ramai dengan para pengunjung. Dimana salah satu aktivitasnya adalah watersport dan camping. Sayangnya kalau di weekdays, watersportnya nggak dioperasikan. Padahal udah niat mau main banana boat.

Setelah puas menyusuri pulau perak, kami langsung menuju destinasi berikutnya yaitu snorkeling. Horeeeee.....


Menyusuri Pulau Perak


Snorkeling

Spot pertama, kami dibawa ke area yang tidak terlalu dalam dimana kaki kita masih bisa menapak. Ini cukup membantu bagi mereka yang nggak bisa berenang dan baru pertama kali snorkeling. Jadi nggak terlalu kaget. Karena kami pergi dalam satu tim, maka harus menghargai mereka yang baru pertama kali punya pengalaman snorkeling *baca : memaksa mereka untuk berani nyebur* *nyengirlicik*

Di spot pertama, kedalamannya hanya sepinggang orang dewasa

Spot selanjutnya, kami di bawa ke area yang jauh lebih dalam. Disini kami bisa lebih mengeksplor dasar lautan. Dihiasi terumbu karang dan aneka ikan berwarna warni. Sayangnya terlalu banyak bekas serpihan roti atau biskuit, jadi hasil foto underwaternya nggak terlalu clear.




Karena waktu sudah menunjukkan jam 16.00, maka snorkeling kita akhiri. Ombak yang semakin tinggi di sore hari, rasanya kurang asyik juga untuk terus melanjutkan snorkeling. Lebih tepatnya, ngeri maaakkk snorkeling di tengah ombak yang cukup tinggi.


Wajah lelah setelah snorkeling




Karena tingginya ombak, perjalanan kami kembali ke pulau berasa naik jetcoster. Naik turun terbawa ombak. Seru sebenarnya, tapi ada ketakutan yang tersempil di dalam hati. Muka sok cool menikmati deburan kencangnya ombak, padahal hati ketar ketir. Hehehe..
Sebelum sampai ke pulau harapan, kami diajak untuk mampir ke pulau bulat. Seperti namanya, bentuk pulau ini memang bulat lat kalau kita lihat dari kejauhan

Pulau Bulat dari kejauhan. Bulat kan bentuknya...

Gerbang masuk ke dalam Pulau Bulat

Muka udah gosong banget

Konon katanya pulau ini milik mantan penguasa orde lama. Disini ada sebuah villa cukup besar yang terlihat sangat tidak terurus. Mungkin sudah lama nggak pernah dikunjungi. Sayang banget... *kira-kira ada hantunya nggak tuh?*


Sayang ya villanya jadi nggak keurus gini


Dihari berikutnya, kami kembali diajak untuk jelajah pulau. Kali ini, tujuan kami adalah pulau gosong dan pulau dolphin.

Entah bagaimana sejarahnya sampai pulau ini dinamakan Pulau Gosong. Mungkin karena lokasinya yang hanya hamparan pasir putih tanpa satupun pepohonan. 



Ketika air laut pasang, pulau ini akan menghilang tertutup air laut. Tapi ketika air surut, pulau ini akan muncul di permukaan. Hanya hamparan pasir putih yang begitu indah yang bisa kita lihat disini. Hamparan pasir putih ini dikelilingi lautan yang nggak begitu dalam. Sehingga kita bisa berenang di tepiannya.







Tadinya kami pikir, di pulau ini kami bisa melihat lumba-lumba, ternyata nggak. Hanya namanya saja. Pulau ini biasanya digunakan untuk camping. Kalau menurut aku, masih kalah indah dengan pulau gosong yang kami kunjungi sebelumnya. Pulau ini terlihat sedikit lebih "kotor". Beberapa sampah plastik dan botol berserakan. Sungguh sangat disayangkan.




Waktu yang tidak begitu panjang di hari kedua, membuat kami terpaksa mengakhiri petualangan seru selama 2 hari ini.

Dua hari yang sangat menyenangkan. Membuka mata kita akan indahnya kepulauan di Indonesia. Ini aja baru beberapa km dari jakarta, bisa bayangin yang letaknya nun jauh di ujung sana? Pasti jauh jauh jauh lebih indahnya.

Semoga suatu saat bisa menjelajah pulau lain di Indonesia...